Pages

Senin, 07 Februari 2011

Revolusi Rakyat Mesir Masuki Hari ke-14


Bersamaan dengan revolusi rakyat Mesir yang telah memasuki hari ke 14, jutaan orang bersama dengan kelompok-kelompok oposisi melanjutkan aksi protes mereka menuntut mundurnya Presiden Hosni Mubarak dari jabatannya.
Mubarak berada di bawah tekanan pada hari Senin ini (7/2) untuk turun secepatnya pada saat demonstran anti-pemerintah di Kairo pusat Tahrir Square mengatakan mereka tidak akan mundur dari tuntutan mereka untuk adanya perubahan rezim di Mesir. Ribuan pengunjuk rasa menghabiskan malam mereka di alun-alun Tahrir meskipun adanya kehadiran militer.
Demonstran tetap mengalir ke jalan-jalan di ibukota Kairo meskipun adanya pembicaraan antara pemerintah Mesir dan partai oposisi yang tidak menghasilkan terobosan yang signifikan.
Kelompok-kelompok oposisi pada hari Minggu kemarin menganggap tawaran pemerintah belum cukup untuk memasukkan mereka dalam rencana reformasi politik. Ikhwanul Muslimin, kelompok oposisi utama Mesir, mengatakan Kairo telah gagal untuk mengatasi banyak tuntutan masyarakat.
Tokoh oposisi Mesir Mohamed ElBaradei mengatakan ia tidak diundang untuk melakukan negosiasi.
Sementara itu, permusuhan terhadap pemerintahan Obama meluas di kalangan para demonstran Mesir karena mereka menganggap Washington bertanggung jawab untuk berkuasanya Mubarak selama 30 tahun. Para demonstran mengatakan mereka tidak akan meninggalkan jalan-jalan di Mesir sampai Mubarak mundur.

Minggu, 06 Februari 2011

Hamas Bantah Terlibat dalam Pergolakan di Mesir


Pejabat senior Hamas Salah al-Bardawil menyerukan media berita Mesir untuk menahan tangan dan lidah mereka untuk menuduh rakyat Palestina bertanggung jawab atas kerusuhan di Mesir.
Al-Bardawil mengecam keras laporan media hari Sabtu kemarin (5/2) yang sengaja dibuat oleh koran Al-Akhbar Mesir yang menuduh Hamas terlibat dalam kerusuhan yang ada di Mesir.
"Pengepungan, agresi dan ketidakadilan telah cukup bagi rakyat Palestina," katanya.
Bardawil menganggap tuduhan itu dirancang untuk mengasingkan Hamas dari barat, menghindari diagnosis tujuan insiden di Mesir dan menyebar krisis ke Jalur Gaza.
Dia menekankan bahwa Hamas memiliki kebijakan untuk tidak campur tangan dalam urusan internal negara-negara asing dan tidak membawa konflik internal di Palestina ke arena lain.
"Fakta di lapangan membuktikan setiap kali adanya tuduhan kepalsuan ini," kata Hassan Abu Hashish, kepala biro media Hamas di Jalur Gaza.
Hamas juga telah membantah keras rumor terkait adanya hubungan Hamas dengan ledakan pipa gas alam di Sinai Mesir yang memasok Yordania dan Israel Sabtu pagi kemarin, dan pemboman Gereja Orang Suci di Alexandria beberapa minggu yang lalu.

Murah Hatinya Warga Gaza, Tentara Mesir di Perbatasan Dipasok Makanan


Selama tiga hari terakhir, warga Gaza telah memberikan makanan kepada tentara Mesir yang terisolasi di perbatasan Gaza sejak awal revolusi rakyat.
Terowongan bawah tanah, yang digunakan untuk membawa barang-barang kebutuhan dasar dari Mesir ke Jalur Gaza, sekarang justru bekerja ke arah yang berlawanan.
Mentara Mesir, yang telah terisolasi di perbatasan Gaza selama 10 hari terakhir, karena pergolakan internal, mendapatkan pasokan makanan berupa roti, makanan kaleng dan perlengkapan lainnya dari daerah kantong pantai miskin melalui terowongan bawah tanah.
Pedagang Gaza juga telah mengirim sayuran, telur dan barang lainnya ke Mesir, di mana pemilik toko kehabisan stok karena pasokan normal terputus akibat kerusuhan itu, Ha'aretz melaporkan Jumat lalu.
Sejak tahun 2006, warga Palestina di Jalur Gaza telah menggunakan terowongan bawah tanah untuk mendapatkan kebutuhan dasar mereka ke daerah kantong yang telah ditutup oleh blokade Israel.
Rafah adalah pintu masuk utama dan pasca keluar antara Mesir dan Jalur Gaza.

Mubarak dan Anaknya Mundur dari Partai Demokratik Nasional


Presiden Mesir Hosni Mubarak dan putranya Gamal Mubarak mengundurkan diri dari posisi mereka di partai yang berkuasa pada saat gerakan anti-pemerintah mengintensifkan protes mereka.
Hosni Mubarak mengundurkan diri sebagai ketua Partai Demokratik Nasional (NDP) bersama dengan sekretaris umum partai Safwat el-Sherif pada hari Sabtu kemarin (5/2), DPA melaporkan. Selain itu, Gamal anaknya, juga ikut mengundurkan diri dari posisinya yang ada di partai.
Hossam Badrawi, anggota dari Parlemen Mesir, diharapkan akan mengambil alih sebagai sekjen, media pemerintah melaporkan.
Perkembangan ini datang pada saat jutaan orang berkumpul di Kairo Tahrir Square untuk melanjutkan aksi hari ke 12, menyerukan Mubarak untuk segera turun.
Warga Mesir juga melanjutkan aksi unjuk rasa besar-besaran anti-pemerintah pada hari Sabtu di kota-kota besar negara itu. Demonstrasi besar juga diadakan di kota-kota lain, termasuk Alexandria dan Suez.
Unjuk rasa umum dilakukan yang sebagian besar adalah aksi damai. Namun, tembakan dan bentrokan antara demonstran dan pasukan pemerintah dilaporkan terjadi di Kairo.
Perkembangan ini datang pada saat Mubarak mengadakan pembicaraan dengan menteri kabinet kunci untuk mencoba dan memulai membangkitkan kembali ekonomi yang terpukul oleh aksi protes yang telah hampir 2 minggu berlangsung.

Aparat Keamanan dan Preman Jarah Pusat Media Internasional di Kairo


Aparat keamanan dan preman menggerebek dan menjarah Pusat Internasional untuk Media di ibukota Mesir, Kairo, pada saat revolusi di negara yang dilanda krisis itu memasuki hari ke 13.
Pusat Internasional untuk Media mengumumkan pada hari Minggu (6/2) bahwa semua peralatan di kantor mereka di Kairo telah disita oleh para penyerang, seorang koresponden Press TV melaporkan.
Sementara itu, kelompok oposisi utama Mesir, Ikhwanul Muslimin, telah memulai pembicaraan bersejarah dengan Wakil Presiden Mesir Omar Suleiman menuntut penghapusan segera UU Darurat dan meminta adanya jaminan keamanan bagi protes damai.
Pada bagian lain, kerumunan massa besar dari para demonstran Mesir telah memasuki Kairo Tahrir Square untuk menandai hari ke 13 revolusi, yang mereka dijuluki "Hari Martir."
Militer Mesir memperketat keamanan di sekitar alun-alun di ibukota Mesir ersebut.
Presiden Mesir Hosni Mubarak, bagaimanapun, menegaskan bahwa ia akan tetap tinggal di kantornya sampai pemilihan presiden berikutnya pada bulan September.
Pada hari Sabtu kemarin, televisi pemerintah Mesir mengumumkan bahwa Mubarak telah mengundurkan diri sebagai ketua Partai Demokratik Nasional, partai yang berkuasa saat ini.

Sabtu, 05 Februari 2011

Kantor Al-Jazeera di Kairo Diserang Massa Pro Mubarak



Saluran televisi satelit Al-Jazeera, telah dilarang sejak akhir pekan lalu dari melakukan operasi di Mesir, sembari mengatakan Jumat kemarin (4/2) bahwa kantor mereka di Kairo telah diserang.
"Orang tidak dikenal datang ke biro Al-Jazeera di Kairo dan masuk kedalam menghancurkan peralatan," kata saluran Tv yang berbasis di Doha dalam sebuah pernyataan, tanpa memberikan rincian.
Minggu lalu, pelayanan informasi Mesir memerintahkan Al-Jazeera - yang telah memberikan cakupan sangat luas untuk protes yang berlangsung di Kairo - agar menghentikan operasi mereka di Mesir, dan menahan beberapa stafnya.
Serangan terhadap media berita asing di Kairo, termasuk penangkapan dan serangan kekerasan, telah semakinintensif minggu ini pada saat Mubarak masih berkeras menolak tuntutan demonstran untuk segera mundur setelah tiga dekade berkuasa.

Enam Fakta Mubarak




Presiden Hosni Mubarak, yang berkuasa selama tiga dekade, sedang menghadapi protes yang belum pernah terjadi sebelumnya. Protes di Mesir sangat jelas terinspirasi oleh penggulingan presiden Tunisia.
Mubarak tidak memiliki suksesor. Hal ini telah memicu spekulasi bahwa ia adalah menyiapkan anaknya sebagai penggantinya, dan ini menjadi sasaran kritik oleh banyak pengunjuk rasa.
Berikut ini adalah enam fakta tentang Mubarak:
1. Mubarak, 82, mengambil alih jabatan presiden ketika pendahulunya, Anwar Sadat, ditembak mati pada parade militer di tahun 1981. Mantan komandan angkatan udara ini telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang jauh lebih tahan lama daripada yang dibayangkan pada saat itu.
2. Mubarak telah lama disebut-sebut sebagai orang yang mempromosikan perdamaian di luar negeri dan baru-baru ini mendukung reformasi ekonomi di negaranya sendiri. Tapi ia senantiasa menutup pintu oposisi politik dengan ketat.
3. Mubarak menolak perubahan politik yang signifikan bahkan ketika di bawah tekanan Amerika Serikat, yang telah menggelontorkan miliaran dolar bantuan militer dan lainnya ke Mesir karena menjadi negara Arab pertama yang berdamai dengan Israel, yang ia tanda tangani pada tahun 1979.
4. Mubarak memenangkan pemilihan presiden pertama tahun 2005 meskipun hasilnya tidak diragukan lagi, dan saingan utamanya jauh tertinggal. Kelompok hak asasi manusia dan pengamat mengatakan pemilihan itu dirusak oleh penyimpangan.
5. Jika Mubarak tidak lagi berkuasa, banyak rakyat Mesir percaya ia mungkin mencoba untuk menyerahkan kekuasaan kepada anaknya, Gamal, 47 tahun. Kedua ayah-anak Mubarak menyangkal rencana itu.
6. Gamal, tidak seperti ayahnya dan presiden Mesir lainnya, tidak memiliki latar belakang militer. Analis mengatakan akan lebih sulit baginya untuk membangun otoritas sebagai presiden.

Anti Mubarak Juga Berdemo di Times Square New York


Warga Mesir-Amerika melakukan demonstrasi di Times Square New York bertepatan dengan demonstrasi besar-besaran yang diselenggarakan di Mesir yang menyerukan Presiden Mesir Hosni Mubarak untuk mundur.
Ratusan orang berkumpul di belakang barikade polisi di Times Square pada hari Jumat sore kemarin (4/2) meneriakkan "Mubarak harus pergi." Satu demonstran mengangkat poster yang mengatakan, "Hidup untuk intifada Mesir!"
Demonstrasi lebih besar di Mesir dinamakan "Hari Keberangkatan" untuk Mubarak.
Pemerintah AS mengatakan hampir 60.000 Mesir-Amerika tinggal di Connecticut, New Jersey, dan New York. Sedangkan komunitas keturunan Mesir mengatakan jumlah mereka sebenarnya adalah dua kali angka itu.
Selama seminggu terakhir, warga Mesir-Amerika telah berkumpul di kedai kopi dan restoran di lingkungan dari Queens, New York yang dikenal sebagai Little Egypt, memantau siaran TV yang memperlihatkan bentrokan berdarah di Kairo. Banyak diantara mereka khawatir tentang keluarga dan teman-teman di tanah air leluhur mereka.
Demonstrasi di New York mulai pukul 15:30 waktu setempat. Para pengunjuk rasa kemudian berbaris ke Konsulat Mesir, yang terletak di 59 Street dan 2nd Avenue.

Rumor: Mubarak Memutuskan Untuk Mengundurkan Diri


Rumor menyatakan bahwa Presiden Hosni Mubarak telah memutuskan untuk mengumumkan pengunduran dirinya pada saat jutaan rakyat Mesir turun ke jalan menuntut segera diakhiri pemerintahannya selama tiga dekade.
Jutaan pengunjuk rasa sudah mulai merayakan setelah mendengar desas-desus tersebut di dekat Tahrir Square di Kairo pada hari Jumat kemarin (4/2), Reuters melaporkan.
Namun, sumber-sumber independen belum dapat mengkonfirmasi rumor tersebut, yang telah menyebar di Mesir seperti api.
Di Kairo, pengunjuk rasa masih berada di tahrir Square, titik fokus dari protes anti-Mubarak baru-baru ini.
Mereka mengatakan mereka tidak akan meninggalkan alun-alun tersebut sampai rezim Mubarak digulingkan. Mereka telah menjuluki Jumat sebagai Hari Keberangkatan, mengatakan unjuk rasa besar-besaran bertujuan untuk memaksa Mubarak keluar.
Demonstrasi serupa juga diadakan di Alexandria, Suez, Aswan dan Mansoura. Para pemimpin oposisi telah menyerukan untuk 'Pekan Resolusi' - satu minggu protes terhadap Mubarak.
Ketua Liga Arab Amr Mousa dan Mesir Menteri Pertahanan Hussein Tantawi sempat mengunjungi demonstran anti-pemerintah di Tahrir Square.
Demonstrasi damai Jumat kemarin lebih besar dibandingkan dengan demonstrasi selama dua hari terakhir.
Sementara itu, ratusan ribu orang di seluruh dunia telah mengadakan aksi serupa untuk mendukung revolusioner Mesir.
Di ibukota Tunis Tunisia, pengunjuk rasa berkumpul di dekat Kedutaan Besar Mesir. Mereka mengatakan kepada Presiden Mubarak untuk turun sama seperti Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali yang digulingkan.
Di kota Turki Istanbul, demonstran menyerukan perubahan rezim segera di Mesir.
Di ibukota Libanon, Beirut, orang-orang berkumpul di luar Kedutaan Besar Mesir, menyerukan reformasi politik di Mesir.

Ironis, Wartawan dari Koran Pro Mubarak Tewas Tertembak



Seorang wartawan Mesir yang ditembak selama bentrokan seminggu yang lalu meninggal karena luka-lukanya Jumat kemarin (4/2), atasannya mengatakan, dalam laporan pertama wartawan yang tewas dalam kekacauan unjuk rasa anti-pemerintah di Mesir.
Mohammed Ahmed Mahmoud, 36 tahun, mengambil foto-foto pertempuran antara demonstran dan pasukan keamanan dari balkon rumahnya ketika ia ditembak pada tanggal 28 Januari lalu, lapor koran Al-Ahram yang dikelola negara mengatakan di situsnya.
Mahmoud bekerja untuk Al-Taawun, sebuah surat kabar yang dikeluarkan oleh penerbit Al-Ahram. Dia tinggal di dekat Tahrir Square pusat, titik fokus terjadinya aksi unjuk rasa serta bentrokan pekan ini antara kerumunan besar pendukung dan penentang Presiden Hosni Mubarak.

Minggu, 16 Januari 2011

Larang Siswanya Berjilbab, Sekolah Katolik Dinyatakan Bersalah


Larang Siswanya Berjilbab, Sekolah Katolik Dinyatakan Bersalah
Muslimat berjilbab
 Sekolah tinggi Katolik di Volendam, Belanda, dinyatakan bersalah terkait diskriminasi atas dasar agama. Hal itu dijatuhkan karena sekolah tersebut melarang seorang siswi Muslim mengenakan jilbab Demikian disampaikan Komisi Kesetaraan Agama dalam pernyataannya Jum'at lalu. Padahal perempuan tersebut mulai mengenakan jilbab tahun ini di sekolah.
Tidak hanya melarang mengenakan jilbab, pihak sekolah juga melarangnya mengikuti pelajaran. Mendapat perlakukan diskriminatif, ia pun mendsak ayahnya untuk mengajukan gugatan terkait hal tersebut kpada Komisi Kesetaraan Agama.
Komisi kemudian mengatakan, murid di sekolah pada prinsipnya harus bebas untuk mengenakan jilbab, kopiah Yahudi atau salib Kristen. Komisi melanjutkan, Sekolah dapat mengeluarkan kebijakan berupa larangan jika diperlukan untuk melestarikan identitas khusus mereka, tapi itu tidak berlaku dengan sekolah Volendam.
Pada akhir tahun lalu, sebuah sekolah dasar Kristen ortodoks di Den Haag menolak untuk menerima seorang guru karena ia seorang Muslimah yang mengenakan jilbab.

Ditekan Pemerintah, Mufti Tatarstan Rusia Mengundurkan Diri


Dewan muslim Tatarstab telah menerima pengunduran diri mufti republik Rusia, Gusman Iskhakov, media melaporkan.
Iskhakov, 53 tahun, terpilih kembali sebagai Mufti Tatarstan untuk keempat kalinya pada Februari 2010 lalu. Dia mengumumkan pengunduran dirinya pada 13 Januari dalam sebuah konferensi pers di Kazan. Tidak ada alasan resmi yang diberikannya dalam konferensi tersebut.
Iskhakov telah menjabat menjadi kepala Dewan Muslim Tatarstan sejak tahun 1998.
Selama menjabat, tujuh sekolah menengah dan dua sekolah tinggi agama (madrasah), beberapa perguruan tinggi Islam, dan Universitas Islam Rusia dibuka di Tatarstan.
Dewan Muslim Tatarstan membawahi sekitar 1.332 masyarakat Muslim dan sekitar 1.200 masjid.
Namun Iskhakov dianggap kontroversial oleh banyak ulama Rusia. Dia telah lama dikritik oleh para pejabat karena tidak mencegah penyebaran ide-ide 'radikal' di antara para pemimpin agama di Tatarstan. Pada konferensi di Kazan tahun lalu, mantan Mufti Tatarstan Farid Salman menyebut Iskhakov dan rombongannya sebagai pengikut "Wahhabi."
Beberapa pakar menganalisa bahwa Iskhakov mengundurkan diri di bawah tekanan pemerintah.
Wakil pertama Iskhakov, Ildus Faiz, telah ditunjuk menggantikan posisinya. Seorang mufti baru akan dipilih pada pertemuan dewan berikutnya, namun tanggal pertemuan belum ditetapkan.

Pemerintah India Hancurkan Sebuah Masjid di New Delhi


Otoritas pembangunan perumahan India telah menghancurkan sebuah masjid di sebidang tanah di ibukota, sehingga memicu bentrokan dengan polisi yang menyebabkan setidaknya 15 pengunjuk rasa terluka.
Delhi Development Authority (DDA) meratakan Masjid Noor yang terletak di daerah Jangpura di ibukota India, New Delhi, pada hari Kamis lalu setelah mengklaim bahwa masjid, yang berdiri di sana selama lebih dari 200 tahun, dibangun di daerah perencanaan DDA, surat kabar India Express melaporkan pada hari Sabtu ini (15/1).
Pembongkaran tersebut menyebabkan gelombang protes dan mengakibatkan setidaknya 15 orang terluka dan kerusakan terhadap beberapa kendaraan pribadi yang ada di daerah tersebut.
Kerusuhan pecah setelah polisi India menembakkan gas air mata kearah warga yang marah, banyak dari mereka membantah klaim pejabat DDA tentang "ilegalitas" dari struktur bangunan masjid tersebut, menyatakan bahwa masjid berdiri di tanah Wakaf di daerah Maharashtra New Delhi.
"Struktur bangunan masjid ini merupakan Wakaf dan telah ada selama lebih dari 200 tahun," kata Shoaib Iqbal dari Partai Janshakti Lok.
Pengunjuk rasa berjalan ke kantor polisi Hazrat Nizamuddin mengatakan bisa tidak lagi melasanakan ibadah shalat mereka di masjid itu, namun polisi menghadapi para pengunjuk rasa dengan kekuatan.
Pada hari Sabtu ini, Ketua Menteri Delhi Sheila Dikshit menyalahkan DDA karena berperilaku "dengan cara yang tidak adil" dengan meratakan struktur suci masjid.

Tentara Inggris Ternyata Dilatih Israel dalam Gunakan Pesawat "Drone"


Pegiat Hak Asasi Manusia Inggris mengecam terungkapnya informasi bahwa tentara Israel telah melatih pasukan Inggris bagaimana menggunakan pesawat drone untuk melakukan serangan dan menganggap hal itu sebagai "memalukan".
Departemen Pertahanan (MoD) yang mengalokasikan 1 milyar pondsterling untuk membeli pesawat Hermes 450 UAV drone, yang diproduksi oleh perusahaan senjata Israel Elbit dan perusahaan mitra Thales Inggris, Morning harian Star melaporkan.
Pasukan Inggris juga menerima pelatihan bagaimana untuk menggunakan pesawat Hermes 450 UAV drone yang dilengkapi dengan kamera pengawas di wilayah Palestina yang diduduki Israel, kata laporan itu.
Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa tentara Israel melatih pasukan Inggris, mengatakan "personil militer Inggris melakukan pelatihan di seluruh dunia untuk mempersiapkan operasi militer."

Rezim Tunisia Terguling oleh Aksi Rakyat, Negara Arab Mana Lagi Berikutnya?


Terjungkalnya rezim otoriter Tunisia dari kekuasaannya telah membawa sorak-sorai dari jalanan dan banjir pesan di situs Timur Tengah Sabtu kemarin (15/1) dengan satu pertanyaan utama: Mungkinkah persitiwa serupa terjadi selanjutnya di Mesir atau di negara-negara berezim tangan besi di wilayah ini?
Ada sedikit keyakinan bahwa kekuatan pemberontakan rakyat Tunisia - campuran atas keluhan ekonomi dan tuntutan untuk kebebasan politik - akan memberanikan seruan serupa di wilayah yang didominasi oleh para pemimpin otoriter dan raja-raja yang berkuasa.
Para pengunjuk rasa di Kairo mengejek Presiden Mesir Hosni Mubarak dan para aktivis serikat buruh di Yordania meneriakkan: "Tunisia telah memberikan kita pelajaran."
Tetapi kemungkinan hal itu muncul jauh lebih kecil seperti apa yang terjadi di Eropa Timur setelah Perang Dingin, para ahli mengatakan.
Banyak negara dengan perpecahan politik yang mendalam, seperti Mesir dan Iran, memebentuk keamanan besar pasukan mereka untuk menjaga status quo dan tidak menunjukkan tanda-tanda untuk bergabung dengan pengunjuk rasa. Rezim otoriter lainnya seperti Suriah akan dengan cepat melakukan tindakan represif terhadap perbedaan pendapat.

Sabtu, 15 Januari 2011

Masjid Tertua di Kanada Mirip Gereja


Masjid Tertua di Kanada Mirip Gereja
Masjid tertua di Kanada, yang bangunnya menyerupai Gereja
Para pengunjung taman sejarah di Edmonton, Kanada kerap terhenti ketika berada di depan sebuah bangunan kecil yang bertumpuk bata merah, seraya menanyakan identitas dari bangun tersebut. Berbentuk empat persegi panjang dan sempit serta kubahnya berbentuk bawang, seperti menyiratkan bahwa kemungkinan masjid itu adalah gereja Ortodoks timur.

Sedangkan menara menjulang dari kedua sisi yang mengapit pintu masuk depan dan bulan sabit di atas kubah tersebut seakan mengkhianati akar Timur Tengah. Namun, di dalam bangunan tersebut, tidak terlihat bangku yang berjajar rapih, melainkan hanya ruang kosong yang dialaskan karpet yang diperkirakan berusia 70 tahun, yang terlihat pudar dan usang serta tipis. Itu adalah Al-Rasyid, masjid tertua di Kanada.

Bangunan tersebut dibangun sekitar 1938. Bangunan itu dipindahkan ke Fort Edmonton Park, yang didirikan untuk melestarikan dan merayakan sejarah dan warisan kota Edmonton. Hal itu dilakukan setelah kontroversi tentang surat kepercayaan untuk tempat di antara monumen bersejarah.

Belakangan bangungan tersebut menimbulkan masalah karena berusia muda, sehingga kontras dengan bangunan tua lainnya, tetapi mengingat desain arsitektur yang unik dan penting dalam sejarah agama di Kanada, maka kehadiran bangunan tersebut masih berdiri hingga saat ini.

Masjid tersebut yang jika dilihat dari luar seperti gereja-gereja yang ada di kota-kota Kanada. Awalnya, sebelum difungsikan menjadi masjid, bangunan tersebut adalah gereja, hingga akhirnya dibeli oleh muslim setempat dan direnovasi menjadi masjid.

Masjid Jami Toronto, misalnya, digunakan untuk menjadi sebuah gereja Presbyterian. Tidak seperti bangunan-bangunan gereja lainnya yang direnovasi agar terlihat seperti masjid. Namun, bagaimanapun, Al-Rasyid adalah satu-satunya masjid yang struktur awalnya dibangun yang menyerupai gereja.

Desain tempat ibadah tidak lain merupakan ekspresi publik terhadap identitas dan visi orang-orang yang membangunnya. Sebagian besar masjid di Kanada adalah khas Timur Tengah dan arsitektur Asia Selatan, yang mencerminkan daerah asal mayoritas besar Muslim Kanada.

Namun Al-Rasyid adalah unik. Hal ini menyatu dengan lanskap lokal seperti pembangun yang merayakan kesamaan dengan masyarakat arus utama saat mengakui perbedaan.

Di dalam jamaah masjid, laki-laki dan perempuan berbagi ruang yang sama. Semua orang menyembah di aula utama, dengan wanita berdiri di belakang laki-laki, hanya dipisahkan oleh jarak antara mereka. Gender tidak menentukan siapa yang dapat memasuki rumah Allah dari pintu depan.

Astaghfirullah... Kubu Sayap Kanan Prancis Galang Dukungan Larang Shalat Jumat

 
Astaghfirullah... Kubu Sayap Kanan Prancis Galang Dukungan Larang 
Shalat Jumat
tak memiliki masjid, Muslim di Paris Utara shalat Jumat di jalan
REPUBLIKA.CO.ID, PARIS--Adzan berkumandang dari pengeras suara yang bertengger di kap mobil. Dalam waktu bersmaaan, ratusan jamaah berdatangan ke sebuah tanah lapang untuk bershalat Jumat. Tak ada bangunan masjid bukan kendala bagi Muslim di sudut Paris untuk menggelar shalat Jumat berjamaah.

Adegan ini terekam di sisi jalan di Paris utara, beberapa langkah dari basilika Sacre Coeur. Untuk penduduk setempat, itu adalah berita lama: menjadikan trotoar sebagai arena shalat Jumat.  Mereka maklum, karena memang di kawasan ini tak ada masjid, dan izin pembangunan masjid selalu dianulir.

Tapi tidak untuk Marine Le Pen - pemimpin partai sayap kanan Front Nasional. Baginya, itu adalah bukti bahwa Muslim mengambil alih Perancis dan menjadi kekuatan baru. Secara berapi-api bulan lalu, ia menggalang dukungan menentang penggunaan trotoar untuk shalat Jumat.

Komentarnya menyebabkan kehebohan saat dia ditangkap ketika "berceramah" menentang shalat Jumat, pada saat Muslim tengah melaksanakan shalat. "Ini telah menjadi isu politik penting," kata Frederic Dabi, seorang penelitian. "Nilai-nilai sekularisme Perancis tengah diuji."

Penentangan Front Nasional atas Jumatan di jalan umum telah digaungkan sekitar 15 bulan lalu sebelum pemilihan presiden. banyak kalangan menilai, ada kepentingan politik di sana, yaitu  pertempuran antara kubu sayap kanan dan partai tengah kanan pimpinan Nicolas Sarkozy (presiden Prancis saat ini) untuk merebut suara.

Mereka mengancam akan melakukan aksi yang lebih tegas jika Muslim tetap ngotot menggelar Shalat Jumat di trotoar.

Kepada Reuters, beberapa Muslim mengaku bila ada pilihan lain, mereka pun tak ingin shalat Jumat di trotoar. "Pada musim dingin, kami menggigil. Bila hujan tiba, kami kehujanan," ujar Mohammed Delmi, seorang warga Muslim. Satu-satunya masjid -- dan itupun dianggap masjid ilegal -- terlalu kecil untuk menampung mereka.  "Kami berdoa di jalan karena tidak ada ruang yang cukup, itu saja."

Para Wanita Shalihah dan Mujahidah : Hafsah binti Sirin

Ilustrasi (care2.com)
Hafsah binti Sirin
Ia adalah saudara perempuan Muhammad bin Sirin: seorang Tabi’in yang senantiasa beribadah dan sekaligus ahli dalam bidang fiqih.
Khafasah hafal Al-Qur’an dengan sangat baik semenjak berusia 12 tahun. Bahkan Muhammad bin Sirin sendiri di saat merasa kesukaran dalam memahami sesuatu yang berhubungan dengan al Qur’an, memerintahkan kepada muridnya untuk pergi menghadap Hafsah. la berkata “menghadaplah kalian semua kepada Hafsah, dan bertanyalah kepadanya tentang bagaimana cara ia memahami permasalahannya ini (permasalahan yang bersangkutan dengan Al-Qur’an). Sebab, ia bagaikan orang yang telah meminum bahtera keilmuan yang ada dalam Al-Qur’an.”
Kemuliaannya sangat dikenal oleh ulama-ulama semasanya. Terbukti dari perkataan lyyas bin Muawwiyah: “aku tak pernah melihat satu pun orang yang lebih mulia dari Hafsah binti Sirin.” Khasan Basri dan bin Sirin sendiri juga mengakui, tak ada seorang pun yang bisa menandingi keutamaan Hafsah. Sehingga tidaklah mengherankan lagi, jika bin Dawud menggolongkannya sebagai wanita-wanita mulai dari kalangan para Tabi’in.
la selalu berpuasa selama setahun penuh, kecuali pada hari-hari yang tak diperbolehkan melakukan puasa.
Setiap malam ia selalu membaca separuh dari ayat-ayat al Qur’an. Ia mempunyai sebuah kain kafan yang senantiasa ia pakai di saat menunaikan ibadah Haji maupun di saat sedang melakukan ibadah di malam kesepuluh hari terakhir pada bulan suci Ramadhan.
Salah satu dari kata-kata bijaknya adalah “wahai para pemuda, pergunakan waktumu sebaik-baiknya di saat kalian dalam keadaan muda. Sesungguhnya, aku melihat banyak sekali amal perbuatan yang bisa dilakukan oleh para pemuda.”
la mengambil riwayat Hadits dari saudara laki-lakinya sendiri yang bernama Yahya, begitu pula dari Anas bin Malik, Ummu Athiah al Anshariah, dan selain dari mereka.
Sedang orang-orang yang mengambil periwayatan Hadits darinya adalah Muhammad bin Sirin, Qatadah, Asyim al Ahwal dan selainnya.
Ibni Hibban, Yahya bin Muayyan dan Ahmad bin Abdullah, menganggap Hafsah termasuk para perawi Hadits yang dapat dipercaya.
Ia meninggal dunia di Madinah pada tahun 101 Hijriyah dengan usia mendekati 70 tahun.

Proyek Masjid di New York Tunjuk Direktur Baru


Organisasi atau kelompok yang akan membangun pusat kebudayaan Islam dan masjid di dekat Ground Zero di New York, Amerika Serikat, Jumat (14/1), menunjuk seorang imam baru yang akan memimpin proyek kontroversial itu.


Direktur baru proyek itu, Iman Abdallah Adhami, adalah seorang muslim Amerika yang dilahirkan di Washington. Ia telah bekerja selama 20 tahun sebagai seorang pemimpin Islam di AS. Adhami adalah jebolan arsitektur dari Pratt Institute di Brooklyn dan telah memimpin beberapa proyek pengintegrasian masyarakat.

"Merupakan kesempatan luar biasa untuk menjadi seorang penasehat penting dalam proyek yang akan mengedepankan daya kreatif yang sangat besar dan potensi menyembuhkan bagi kebaikan kolektif di kota New York dan di negara kita," kata Adhami.

Park51 mengatakan, pemimpin Muslim Feisal Abdul Rauf akan melakukan perjalanan keliling AS untuk menemui para pemimpin agama dari masyarakat-masyarakat yang berbeda. "Imam Feisal akan tetap di Dewan Direktur Park51," kata pernyataan itu. Feisal merupakan otak di balik rencana pembangunan masjid tersebut.

Tempat pembangunan masjid itu terletak dua blok dari tempat serangan 11 September 2001 yang menewaskan hampir 3.000 orang. Inilah yang menyulut protes keras dari orang-orang menilai tempat itu sebaiknya tidak menampung sebuah masjid.

Maksud Tersembunyi Dalam Lambang Illuminati/Freemason




Heksagram terdiri atas dua segitiga yang posisi saling berlawanan sehingga membentuk enam sudut. Jika heksagram kita tempatkan di atas lambang Great Seal, ada 5 sudut yang mengarah pada kata-kata bahasa latin di dalamnya. Di sisi atas tertulis kata “Annuit Coeptis” yang dalam bahasa Inggeris bererti “Announcing the Beginning of”, sedangkan pada sisi bawah Great Seal tertulis “Novus Ordo Seclorum” yang berarti “New World Order”.

Hexagram yang ditempatkan di atas Great Seal, akan mengarah pada objek masing-masing, jika menggunakan pemerhatian berdasarkan arah jarum jam (kiri-kanan), maka akan diperolehi:

Sudut 1 menunjukkan huruf A dari kata Annuit

Sudut 2 akan menunjukkan “The all-seeing eye”

Sudut 3 akan menunjukkan huruf S dari kata Coeptis

Sudut 4 akan menunjukkan huruf M dari kata Seclorum

Sudut 5 akan menunjukkan huruf O dari kata Order

Sudut 6 akan menunjukkan huruf N dari kata Novus



Dengan demikian, huruf-huruf yang terkumpul adalah ASMON. Tentu sahaja ini merupakan sebuah anagram. Dan untuk mencari kemungkinan urutan katanya, dengan menggunakan software Anagram Genius V.1. akan menemukan ASMON sebagai anagram dari MASON dengan tingkat ketepatan 87%. Seperti yang kita tahu, Mason adalah ungkapan pendek dari organisasi Freemason, yang dikatakan terlibat berbagai konspirasi peringkat tinggi dan telah berhasil mengubah “wajah dunia” kita seperti sekarang ini.

Lambang dari organisasi ini adalah jangkasudut dan sesiku, tambahan pula jika lambang tersebut kita letakkan di atas Great Seal, maka akan menunjuk pada objek-objek yang sama dengan apa yang telah disebutkan di atas. Organisasi selalu menyamarkan kewujudannya di dalam pelbagai lambang yang biasanya terungkap di dalam pelbagai bentuk-bentuk geometri sehingga nisbah emas (Phi).